MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMP/MTS
A. Himpunan dan Notasinya
1. Pengertian
Himpunan
Himpunan adalah
kumpulan benda/objek yang dapat didefinisikan dengan jelas.
Contoh:
1)
Kumpulan bunga-bunga indah.
Tidak dapat
kita sebut himpunan karena bunga indah itu relatif (bunga indah menurut
seseorang belum tentu indah menurut orang lain). Dengan kata lain,
kumpulan bunga indah tidak dapat didefinisikan dengan jelas.
2) Rombongan
siswa SMP MUHI yang berwisata ke pula dewata adalah himpunan. Mengapa? Sebabnya
ialah siswa-siswi yang berwisata kepulau dewata dapat diketahui dengan jelas.
2. Menyatakan
Suatu Himpunan
Suatu himpunan
dapat dinyatakan dengan :
1) Suatu
kalimat
2) Notasi
pembentuk himpunan
3) Mendaftar
anggota-anggotanya
Untuk memberi
nama pada suatu himpunan pada umumnya digunakan lambang huruf kapital.
Contoh:
H adalah
tokoh-tokoh yang pernah menjadi presiden RI sebelum pemilu 2009. nyatakan
himpunan tersebut dengan ketiga cara di atas:
Jawab:
1) Dengan
suatu kalimat
H = {
tokoh-tokoh yang pernah menjadi presiden RI sebelum pemilu 2009}
2) Dengan
notasi pembentuk himpunan:
H = {x|x =
tokoh-tokoh yang pernah menjadi presiden RI sebelum pemilu 2009}
3) Dengan
mendaftar anggota-anggotanya
H = {Soekarno,
Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahaman Wahid, Megawati, Susilo Bambang Yudoyono}
B. Anggota
Himpunan
Setiap
benda/objek yang termasuk dalam suatu himpunan disebut anggota/unsur/elemen
himpunan tersebut. Untuk menyatakan suatu objek merupakan anggota himpunan,
ditulis dengan lambang “∈” sedangkan untuk menyatakan suatu objek bukan,
anggota himpunan ditulis dengan lambang “∉”
Misalkan H
adalah himpunan huruf-huruf pada kata “MERDEKA” maka H adalah himpunan
yang anggota-anggotanya terdiri atas huruf-huruf M, E, R, D, E, K dan A.
Huruf M, E, R, D, E, K dan A termasuk anggota himpunan H.
Banyaknya
anggota himpunan H adalah 6 buah, yaitu M, E, R, D, E, K dan A ditulis n(H) =
6.
Himpunan dengan
banyak anggota berhingga disebut himpunan hingga, sedangkan himpunan dengan
banyak anggota tidak berhingga disebut himpunan tidak berhingga.
Misalnya, A
adalah himpunan bilangan asli, maka anggota-anggota adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6,
dan seterusnya yang tidak pernah berakhir. Banyak anggota himpunan A adalah
tidak berhingga, ditulis n(A) = tidak berhingga.
C. Himpunan
Bagian
1. Pengertian
Himpunan Bagian
Perhatikan
himpunan-himpunan berikut:
A = {himpunan
hewan}
B = {himpunan
hewan berkaki empat}
C = {himpunan
hewan berkaki empat yang bertelur}
Misalkan A, B
dan C adalah sebagai berikut:
A = {kucing,
anjing, buaya, kura-kura, burung}
B = {kucing,
anjing, buaya, kura-kura}
C = {buaya,
kura-kura}
Jika kita
perhatikan, setiap anggota himpunan B merupakan anggota himpunan A, ditulis B ⊂ A dan
setiap anggota himpunan C merupakan anggota himpunan B, ditulis C ⊂ B. Namun,
kita tidak dapat menuliskan A ⊂ B karena ada anggota A yang bukan merupakan
anggota B, yaitu burung. Oleh karena itu himpunan yang demikian ditulis A ⊄ B
2. Menentukan
banyak himpunan bagian
Perhatikan
himpunan-himpunan berikut!
A = {a},
banyaknya himpunan bagian ada 2 yaitu {a} dan ∅
A = {a, b},
banyaknya himpunan bagian ada 4 yaitu {a} {b} {a, b} dan ∅
A = {a, b, c },
banyaknya himpunan bagian ada 8 yaitu {a} {b} {c} {a, b} {a, c} {b,c} {a,b,c}
dan ∅
Contoh:
Tentukan
banyaknya himpunan bagian dari A jika A = {1,2,3}
Jawab:
n(A) = 3
jadi, N = 2³ =
8
Himpunan bagian
dari A adalah sebagai berikut:
{1} {2} {3}
{1,2} {1,3} {2,3} {1,2,3} ∅
D. Himpunan
Kosong dan Himpunan Semesta
1. Himpunan
Kosong
Himpunan kosong
adalah suatu himpunan yang tidak mempunyai anggota dan dinotasikan dengan ∅ atau {}
Contoh:
Jika H adalah
himpunan nama-nama hari yang dimulai dengan huruf B, nyatakan dalam notasi
himpunan L
Jawab :
H =∅ atau H = {}
karena tidak ada nama hari yang dimulai dengan huruf B.
2. Himpunan
Semesta
Himpunan
semesta atau semesta pembicaraan adalah himpunan yang memuat semua objek yang
sedang dibicarakan. Hal ini berarti semesta pembicaraan mempunyai anggota yang
sama atau lebih banyak dari pada himpunan yang sedang dibicarakan. Himpunan
semesta disebut juga himpunan universal dan disimbolkan S atau U.
Contoh :
R = {3,5,7}
Himpunan
semesta yang mungkin untuk himpunan R diantaranya adalah
a. S = R =
{3,5,7}
b. S =
{bilangan ganjil}
c. S =
{bilangan cacah}
d. S =
{bilangan prima}
E. Diagram Venn
Himpunan dapat
dinyatakan dalam bentuk gambar yang dikenal sebagai diagram Venn. Diagram Venn
diperkenalkan oleh pakar Matematika, Inggris pada tahun 1834-1923 bernama John
Venn dalam membuat diagram Venn yang perlu diperhatikan yaitu:
1. Himpunan
semesta (S) digambarkan sebagai persegi panjang dan huruf S diletakkan di sudut
kiri atas persegi panjang
2. Setiap
himpunan yang dibicarakan (selain himpunan kosong) ditunjukkan oleh kurva
tersebut.
3. Setiap
anggota ditunjukkan dengan noktah (titik)
4. Bila
anggota suatu himpunan banyak sekali, maka anggota-anggotanya tidak perlu
dituliskan.
F. Irisan dan
Gabungan Dua Himpunan
1. Irisan
Dua Himpunan
· Pengertian
irisan dua himpunan
Jika P =
{1,2,3,4} dan Q = {3,4,5} maka 3 dan 4 adalah anggota sekutu dari P dan Q.
sedangkan 1 dan 2 menjadi anggota P tetapi bukan anggota Q dan 5 menjadi
anggota Q tetapi bukan anggota P. Himpunan yang memuat semua anggota sekutu
dari P dan Q disebut irisan dari P dan Q; ditulis P ∩ Q = {3,4}
Irisan P dan Q
adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota P sekaligus anggota Q.
Ditulis dengan
notasi pembentuk himpunan sebagai berikut:
P ∩ Q = {x | x ∈ P dan x∈ Q}
Contoh:
A = {bilangan
asli yang kurang dari 6}
B = {2,4,6}
Tentukan A∩B
Jawab :
a. A =
{1,2,3,4,5}
B = {2,4,6}
maka A∩B = {2,4}
2. Gabungan
[∪] dua
himpunan
Gabungan dari
dua buah himpunan akan menghasilkan suatu himpunan baru yang anggotanya terdiri
dari anggota kedua himpunan tersebut. Operasi gabungan pada himpunan
disimbolkan dengan “∪”.
Misalkan P =
{2,3,4,5} dan Q = {1,2,4,6} maka P∪Q = {1,2,3,4,5,6}
Gabungan dari P
dan Q adalah himpunan yang semua anggotanya terdapat pada P atau Q. ditulis
dengan notasi pembentuk himpunan: P ∪ Q = {x| x ∈ P atau x ∈ Q}
3. Komplemen
Misalkan:
S =
{1,2,3,4,5,6,7}
Q = {2,3,4,}
Himpunan S yang
anggotanya selain anggota himpunan Q adalah {1,5,6,7}. Himpunan bagian dari S
ini disebut komplemen Q dan ditulis Q¹ atau (Q©).
Demikian materi
himpunan yang dapat saya paparkan. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar